OKI Bertemu di Arab Saudi, Israel Batasi Akses ke Al-Aqsa dan Tembak 2 Anak Palestina



loading…

Qais, 14 tahun, dari Aboud dekat Ramallah. Seorang siswa kelas 9. Aktif di gerejanya. Tentara Israel menculiknya dari rumahnya pagi ini. Foto/x

RIYADH – Pasukan pendudukan Israel mengerahkan sejumlah besar tentara dan perwira di pos pemeriksaan Tepi Barat menuju Yerusalem pada hari Jumat (27/2/2026). Mereka memberlakukan pembatasan akses yang ketat untuk Jumat kedua Ramadan.

Al-Jazeera melaporkan ribuan warga Palestina berkumpul di pos pemeriksaan Qalandiya di utara Yerusalem dan dekat Makam Rachel di Betlehem di selatan dalam upaya mencapai Masjid Al-Aqsa untuk salat.

Otoritas pendudukan Israel membatasi masuk dari Tepi Barat hanya untuk 10.000 orang yang memegang izin khusus dan memberlakukan batasan usia, hanya mengizinkan pria berusia 55 tahun ke atas dan wanita berusia 50 tahun ke atas untuk masuk.

Para jemaah dilaporkan menjalani prosedur pemeriksaan yang ekstensif di pos pemeriksaan militer, dan pasukan Israel memperkuat kehadiran mereka di sekitar Yerusalem.

Dua Anak Ditembak di Dekat Ramallah

Dalam perkembangan terpisah, kantor berita resmi Palestina WAFA melaporkan dua anak Palestina terluka akibat tembakan langsung Israel di dekat persimpangan Al-Mazra’a al-Sharqiya, sebelah timur Ramallah.

Sumber lokal mengatakan kedua anak laki-laki tersebut, berusia 14 dan 15 tahun dan berasal dari kota Silwad, ditembak setelah pasukan pendudukan Israel melepaskan tembakan ke kendaraan yang mereka tumpangi di dekat persimpangan Al-Mazra’a al-Sharqiya–Silwad.

Salah satu anak mengalami luka tembak di dada dan dilaporkan dalam kondisi stabil, sementara yang kedua mengalami luka ringan.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *