
loading…
Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri. FOTO/dok.SindoNews
“Jadi tidak ada penunjukan langsung tetapi seperti biasa melalui mekanisme tender dan bidding yang tentunya terbuka,” ungkap Simon dalam konferensi pers secara virtual bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia.
Baca Juga: Efek Beli BBM dan LPG AS Rp253 Triliun, Indonesia Kurangi Impor dari Negara Ini
Komitmen impor energi tersebut merupakan bagian dari perjanjian dagang Indonesia-AS yang memangkas tarif resiprokal menjadi 19% dari sebelumnya 32%. Berdasarkan dokumen yang dirilis Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR), impor energi tersebut terdiri dari bensin olahan senilai USD7 miliar, minyak mentah senilai USD4,5 miliar, dan LPG senilai USD3,5 miliar.