dari Warisan Budaya Menuju Kancah Global



loading…

Komitmen terhadap pengembangan arsitektur dan desain interior nasional kembali ditegaskan melalui penyelenggaraan AYDA Awards. Foto/istimewa

JAKARTA – Komitmen terhadap pengembangan arsitektur dan desain interior nasional kembali ditegaskan melalui penyelenggaraan AYDA Awards (sebelumnya dikenal sebagai Asia Young Designer Awards). Ajang ini tidak sekadar kompetisi, melainkan ruang kolaboratif yang mempertemukan mahasiswa, akademisi, dan praktisi industri untuk mendorong lahirnya gagasan ruang yang inovatif dan berdaya saing internasional.

Mengolah Budaya, Menjawab Tantangan Masa Kini

Mengusung tema “Converge: Crafting Cultural Legacies”, peserta didorong mengeksplorasi kekayaan budaya lokal dan menerjemahkannya ke dalam desain yang relevan, berkelanjutan, serta memiliki dampak sosial. Pendekatan ini menekankan pentingnya identitas dalam karya, tanpa mengabaikan standar global.

Tema tersebut sejalan dengan peluncuran Trend Beyond Colours (TBC) 2026/27 bertajuk RESONATE, yang mengajak desainer mengadaptasi tren dunia ke dalam praktik yang human-centered dan kontekstual terhadap kebutuhan masyarakat.

“AYDA adalah ruang belajar sekaligus pengembangan talenta. Kami ingin mendukung lahirnya generasi desainer yang tidak hanya mengedepankan solusi, tetapi juga memiliki kepekaan budaya dan sosial agar siap berkontribusi di tingkat global,” ujar Linda Kam, Sr. Marketing Manager Nippon Paint Indonesia.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *