
loading…
Industri verifikasi identitas global diproyeksikan tumbuh pesat hingga hampir dua kali lipat pada tahun 2028. FOTO/dok.SindoNews
“Pencapaian ini mencerminkan komitmen VIDA untuk membawa kapabilitas spesialis kami ke panggung global, selaras dengan standar keamanan internasional, sekaligus memperkuat fokus kami dalam membangun ekosistem identitas digital yang tepercaya bagi bisnis berskala besar,” ungkap Founder dan Group CEO VIDA, Niki Luhur, Jumat (20/2/2026).
Riset MarketsandMarkets mencatat bahwa percepatan transformasi digital di berbagai sektor menjadi motor utama meningkatnya nilai pasar verifikasi identitas dunia. Menanggapi tren tersebut, VIDA sebagai penyedia solusi identitas digital asal Indonesia mulai memperluas jangkauan layanannya secara global melalui ketersediaan di Amazon Web Services (AWS) Marketplace.
Baca Juga: OJK Sebut WNI di Kamboja Scammer, Menlu Instruksikan KBRI Phnom Penh Lakukan Verifikasi
Melalui integrasi ini, perusahaan di berbagai belahan dunia dapat mengakses layanan autentikasi hingga tanda tangan digital dalam satu ekosistem yang terpadu. Inovasi ini menyederhanakan proses pengadaan infrastruktur identitas digital karena pelanggan dapat memanfaatkan alokasi belanja AWS yang sudah ada dengan sistem penagihan tunggal.