
loading…
Eric Trump, putra kedua dari tiga putra Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Foto/anadolu
Analis pertahanan telah menyebutkan peran drone (UAV) yang semakin sentral dalam operasi intelijen, pengawasan, dan serangan presisi. Tak hanya itu, dengan investasi di produsen drone yang sedang berkembang dipandang sebagai langkah keuangan strategis di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global.
Menurut laporan WSJ awal pekan ini, pengembang Israel Xtend memasarkan beberapa drone-nya sebagai amunisi “biaya per pembunuhan rendah”.
Perusahaan tersebut memperoleh kredibilitas operasional selama operasi militer baru-baru ini di Gaza, di mana produk-produknya digunakan dalam pertempuran jarak dekat dan lingkungan perkotaan, catat WSJ.
Solusi biaya tersebut dilaporkan selaras dengan arahan pertahanan AS untuk membantu melancarkan peperangan modern.
Perusahaan tersebut telah meluncurkan lokasi produksi di Florida, mengamankan kontrak Pentagon senilai jutaan dolar, dan merupakan bagian dari kompetisi berkelanjutan Departemen Perang untuk pemasok baru, tambah surat kabar tersebut.
Xtend dilaporkan berencana bergabung dengan JFB Construction, yang juga berbasis di Florida.
Bersama dengan Eric Trump, yang digambarkan sebagai investor strategis, kesepakatan tersebut didukung secara finansial oleh Unusual Machines, perusahaan drone lain yang didukung dan diberi nasihat oleh Donald Trump Jr., putra sulung presiden AS, catat WSJ.