
loading…
Kanselir Jerman Friedrich Merz. Foto/anadolu
BERLIN – Jerman terbuka membahas pencegahan nuklir Eropa tetapi tidak berupaya memiliki senjata tersebut secara independen. Pernyataan itu diungkap Kanselir Jerman Friedrich Merz.
“Saya tidak ingin Jerman mempertimbangkan persenjataan nuklir independen,” ungkap Kanselir Jerman Friedrich Merz dalam podcast Machtwechsel, mengomentari proposal Prancis tahun 2020 untuk menciptakan pencegahan nuklir Eropa.
Namun, “di masa sekarang ini, tawaran dari pemerintah Prancis tersebut tidak dapat diabaikan,” tambah politisi itu.
Ia menekankan Jerman terikat oleh Perjanjian 2+4 dan Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir, dan tidak pasti apakah Jerman dapat meninggalkannya atau tidak.
Merz mengatakan ia telah berdiskusi dengan Prancis — dan mungkin juga dengan Inggris — tentang cara-cara memperkuat komponen Eropa dari NATO di samping payung nuklir Amerika.