
loading…
BPH Migas menegaskan penyaluran BBM di wilayah Kalimantan Barat tetap berjalan aman dan terkendali. FOTO/dok.SindoNews
“Terkait dengan distribusi BBM untuk Kalimantan Barat ini ada sedikit gangguan akibat pendangkalan alur Sungai Kapuas dan debit airnya yang turun, sehingga kapal tanker BBM kandas, terutama di Fuel Terminal Sanggau dan Sintang. Mudah-mudahan dari hasil diskusi dan paparan dari Pertamina Patra Niaga sudah disiapkan skema alternatif dan emergency suplainya bisa berjalan dengan baik,” ujar Anggota Komite BPH Migas, Fathul Nugroho, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (18/2/2026).
Baca Juga: BPH Migas Pastikan Stok BBM Subsidi di Kabupaten Manokwari Terjaga
Fathul menegaskan sejumlah skema teknis telah disiapkan untuk memperkuat kelancaran distribusi, salah satunya adalah pemanfaatan tongkang terapung (floating barge) sebagai dermaga atau jetty sementara. Melalui mekanisme ini, proses bongkar muat dapat dilakukan langsung dari kapal tanker ke mobil tangki untuk mempercepat penyaluran ke stasiun pengisian.
BPH Migas juga telah meminta PT Pertamina Patra Niaga (PPN) untuk menyusun tenggat waktu (timeline) yang terukur selama masa transisi ini. Hal tersebut bertujuan agar solusi keberlanjutan dapat segera direalisasikan dan masyarakat mendapatkan kepastian pasokan dalam jangka panjang.