Langka, China Kawan Kental Rusia tapi Janjikan Bantuan kepada Ukraina



loading…

China menjanjikan bantuan energi kemanusiaan kepada Ukraina meski Beijing dikenal sebagai kawan dekat Rusia. Foto/X @andrii_sybiha

KYIV – China telah menjanjikan bantuan energi kemanusiaan kepada Kyiv setelah serangan Rusia menargetkan seluruh infrastruktur listrik Ukraina. Ini menjadi langkah langka bagi Beijing karena dikenal sebagai “kawan dekat” Moskow, yang bahkan keduanya menjalin kemitraan tanpa batas sejak Februari 2022.

Janji bantuan itu disampaikan Menteri Luar Negeri China Wang Yi saat bertemu Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha di sela-sela Konferensi Keamanan Munich pekan lalu.

Baca Juga: Zelensky Kesal Seluruh Pembangkit Listrik Ukraina Diserang Rusia, Sebut Putin Budak Perang

Sybiha mengatakan di media sosial bahwa dia berterima kasih atas keputusan China untuk memberikan paket bantuan energi tambahan. Laporan dari pihak Kyiv, menyebutkan bahwa Beijing menggambarkan pertemuan tersebut berfokus pada upaya perdamaian, hubungan bilateral, dan dukungan untuk sistem energi Ukraina—yang berulang kali menjadi sasaran serangan rudal dan drone Rusia.

China belum secara terbuka mengungkapkan ukuran atau cakupan paket bantuan tersebut.

Beijing berulang kali mengatakan pihaknya berupaya memainkan peran konstruktif dalam mengakhiri krisis dan mempertahankan posisinya bahwa mereka bukan pihak dalam konflik tersebut. Para pejabat China juga membantah telah memberikan bantuan militer mematikan kepada Moskow dan berpendapat bahwa mereka mendukung dialog dan penyelesaian politik.

Meski demikian, tak bisa dipungkiri bahwa China tetap menjadi pembeli utama minyak Rusia yang mendanai mesin perang Moskow.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *