
loading…
Pemerintah meluncurkan program stimulus Idulfitri 2026 untuk mendorong aktivitas ekonomi selama musim mudik lebaran. FOTO/dok.SindoNews
“Langkah ini sangat bagus dan patut diapresiasi. Di musim mudik Lebaran, harga tiket pesawat biasanya cukup mahal,” ujar pengamat aviasi Moch Taufik Syakhrilillah seperti dikutip, Rabu (11/2/2026).
Baca Juga: Pekerja Swasta Bisa Juga WFA Selama Periode Lebaran 2026, Catat Tanggalnya
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan program diskon transportasi udara tahun ini berbeda dengan sebelumnya, dengan kombinasi insentif yang memungkinkan harga tiket lebih kompetitif. Diskon penerbangan domestik kelas ekonomi diperkirakan mencapai sekitar 16% melalui kebijakan PPN ditanggung pemerintah, potongan biaya bandara, serta diskon avtur.
Airlangga menyebut program diskon pada periode libur keagamaan sebelumnya terbukti meningkatkan mobilitas masyarakat. Pada kuartal IV-2025, mobilitas meningkat 5,39%, dengan lonjakan saat Lebaran mencapai 154,62% dan libur Natal dan Tahun Baru 110,43%, serta pertumbuhan tahunan 5,11%.
Pada 2025, kebijakan diskon transportasi udara dimanfaatkan lebih dari 3,1 juta penumpang. Untuk Lebaran 2026, pemerintah menyiapkan stimulus ekonomi dengan total anggaran sekitar Rp911,16 miliar yang bersumber dari APBN maupun non-APBN guna mendukung kelancaran arus mudik dan mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2026.