Saya Tidak Berteman dengan Epstein



loading…

Jeffrey Epstein dan Donald Trump berpose bersama di kediaman Mar-a-Lago, Palm Beach, Florida pada tahun 1997. Foto/Davidoff Studios

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membantah berteman dengan Jeffrey Epstein. Trump menuduh mendiang terpidana pelaku kejahatan seksual itu bersekongkol melawannya.

Pekan lalu, Departemen Kehakiman AS merilis kumpulan terakhir lebih dari 3 juta halaman, 2.000 video, dan 180.000 gambar berdasarkan Undang-Undang Transparansi Berkas Epstein, undang-undang yang ditandatangani Trump pada November, yang mewajibkan lembaga tersebut menerbitkan data yang terkait dengan investigasi kriminal federal terhadap pengusaha itu.

Nama presiden AS disebutkan dalam berkas tersebut setidaknya 3.000 kali. Dokumen-dokumen tersebut juga menunjukkan Epstein, yang meninggal di penjara New York pada tahun 2019 saat menunggu persidangan atas tuduhan perdagangan seks federal, telah berkomunikasi dengan beberapa tokoh AS terkemuka, termasuk mantan Presiden Bill Clinton dan miliarder Bill Gates dan Elon Musk.

Trump menulis di platform Truth Social miliknya pada hari Senin bahwa, “Saya tidak hanya tidak bersahabat dengan Jeffrey Epstein, tetapi, berdasarkan informasi yang baru saja dirilis Departemen Kehakiman, Epstein dan seorang ‘penulis’ pembohong bernama Michael Wolff, berkonspirasi untuk merusak saya dan/atau Kepresidenan saya.”

“Tidak seperti banyak orang yang suka ‘berbicara’ kasar, saya tidak pernah pergi ke pulau Epstein yang penuh dengan orang jahat, tetapi hampir semua Demokrat yang korup ini, dan para donatur mereka, pergi ke sana,” tegasnya.

Trump sudah berjanji pada hari Sabtu bahwa dia akan menuntut Wolff, jurnalis AS di balik otobiografi tidak resmi tahun 2018 ‘Fire and Fury: Inside the Trump White House’.

Wolff mengatakan dalam pesan Instagram pada hari Minggu bahwa dia tidak yakin apa yang menyebabkan kemarahan Trump, tetapi mengakui dia telah mendorong Epstein “mengungkapkan apa yang dia ketahui tentang Trump kepada publik.”



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *