6 Teknologi Inti dan 10 Fitur Canggih di Balik Kap Mesin



loading…

Mesin 1.5 TGDI Hybrid generasi kelima dari Chery yang menjadi jantung pacu C5 CSH, mengusung 16 teknologi canggih. Foto: SindoNews/Danang Arradian

SEMARANG – Di balik klaim fantastis Chery C5 CSH (Omoda 5 Hybrid) yang mampu menempuh jarak 1.000 kilometer dengan sekali pengisian bahan bakar dan baterai, tersimpan rekayasa mesin yang rumit.

Chery tidak sekadar membenamkan baterai pada mobil bensin konvensional, melainkan membangun ulang dapur pacu dari nol dengan menanamkan total 16 teknologi mutakhir—terdiri dari 6 teknologi inti (Core Technology) dan 10 aplikasi teknologi canggih (Advanced Technology Applications).

Langkah ini merupakan strategi agresif Chery untuk mendobrak dominasi pabrikan Jepang di segmen hybrid Indonesia.

Jika kompetitor bermain aman dengan penyempurnaan bertahap, Chery langsung memukul pasar dengan spesifikasi teknis yang “over-engineered” untuk mengejar efisiensi termal 44,5 persen, angka yang saat ini menjadi salah satu yang tertinggi di dunia untuk mesin produksi massal.

Siklus Miller dan Pembakaran Cerdas

Mesin 1.500 cc turbo hybrid generasi kelima ini menunjukkan fokus ekstrem pada efisiensi pembakaran. Fondasi utamanya adalah penerapan Deep Miller Cycle.

Berbeda dengan siklus Otto konvensional, teknologi ini mengoptimalkan waktu buka katup untuk mengurangi beban kompresi tanpa mengorbankan ekspansi tenaga.

Hasilnya adalah lonjakan efisiensi termal yang signifikan dan penghematan konsumsi bahan bakar.

Teknologi ini bekerja harmonis dengan i-HEC (Intelligent Combustion) System 4.0. Sistem pembakaran efisiensi tinggi yang cerdas ini mengatur injeksi bahan bakar dan waktu pengapian dengan presisi.

Didukung oleh 350-bar Direct Injection System, bahan bakar disemprotkan dengan tekanan sangat tinggi hingga menjadi kabut halus, memastikan setiap tetes bensin terbakar sempurna.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *