dari Tanam Mangrove hingga Kuasai Lebih dari 52% Pasar Mobil Listrik



loading…

BYD merancang ekosistem Kendaraan Energi Baru (NEV) dari hulu ke hilir. Foto: Dok (Elektrec/Sindonews)

JAKARTA – BYD, raksasa teknologi asal Shenzhen, tidak lagi sekadar memposisikan diri sebagai pabrikan kendaraan listrik yang sukses menjual ribuan unit. Lebih dari itu, mereka kini bertindak sebagai arsitek utama yang merancang ekosistem Kendaraan Energi Baru (NEV) dari hulu ke hilir, mulai pendirian pabrik, perluasan ratusan jaringan dealer, hingga gerakan konservasi lingkungan.

Langkah ini diambil di saat pasar kendaraan listrik (EV) di Indonesia menunjukkan anomali positif yang mengejutkan. Penetrasi EV yang hanya 2 hingga 3 persen pada 2023, merangkak naik menjadi 12 persen menjelang akhir 2025.

BYD sendiri menjadi aktor protagonis dengan menguasai lebih dari 52 persen pangsa pasar EV nasional melalui penjualan lebih dari 54.100 unit sepanjang Januari-Desember 2025.

Namun, bagi BYD, angka penjualan hanyalah puncak gunung es dari strategi besar mereka: Customer Peace of Mind atau ketenangan pikiran pelanggan.

Ekspansi Jaringan Pelayanan dan Jaminan “Barat ke Timur”
Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, menilai perkembangan pasar EV di Indonesia telah melampaui ekspektasi awal dan menunjukkan daya tahan jangka panjang.

Dalam pandangan BYD, pertumbuhan pasar bukan sekadar grafik penjualan, melainkan sebuah perjalanan membangun kepercayaan.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *