
loading…
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat tipis pada akhir perdagangan Rabu (14/1/2026), usai naik 12 poin atau sekitar 0,07% ke level Rp16.865 per dolar AS. Foto/Dok
“CPI inti naik 0,2 persen pada bulan Desember dan 2,6 persen secara tahunan, di bawah perkiraan, memperkuat spekulasi penurunan suku bunga di masa mendatang. Pasar sekarang memperkirakan sekitar dua kali penurunan suku bunga pada tahun 2026,” tulis pengamat pasar uang , Ibrahim Assuaibi dalam risetnya.
Risiko geopolitik juga tetap menjadi fokus utama. Iran dilanda protes anti-pemerintah yang semakin intensif yang dilaporkan telah menewaskan sekitar 2.000 orang, meningkatkan kekhawatiran akan ketidakstabilan yang lebih luas di Timur Tengah.
Baca Juga: Rupiah Melemah Menuju Rp17.000 per Dolar AS, Purbaya: Anda Nggak Usah Takut
Kerusuhan tersebut telah memicu peringatan dari Presiden AS Donald Trump, yang memperingatkan kemungkinan tindakan militer dan mengancam akan mengenakan tarif 25% pada negara-negara yang berbisnis dengan Iran.