
loading…
AS diyakini sulit mengelola Venezuela karena 20 persen rakyat negara tersebut masih mendukung Nicolas Maduro. Foto/X/ABCMaduro
Charles Shapiro mengatakan sulit untuk mengatakan apakah warga Venezuela yang memilih oposisi pada tahun 2024 adalah pendukung oposisi sejati atau pemilih yang tidak senang dengan perekonomian negara yang runtuh. Ia juga memperkirakan bahwa setidaknya “20%, mungkin lebih dari populasi” masih menjadi pendukung Presiden Nicolás Maduro.
“Bagaimana Anda memenangkan hati orang-orang itu dan membalikkan keadaan akan sangat, sangat sulit,” kata Shapiro, yang sekarang menjabat sebagai Presiden Dewan Urusan Dunia Atlanta.
Protes meletus di seluruh Venezuela pada tahun 2024 setelah badan pemilihan negara itu, yang dipenuhi oleh sekutu rezim, mengumumkan Maduro sebagai pemenang dengan 51% suara. Meskipun Maduro telah menjanjikan pemilihan yang bebas dan adil, proses tersebut diwarnai dengan tuduhan kecurangan.
Baca Juga: Tak Mau Pasang Badan! Mengapa Rusia dan China Minta AS Bebaskan Maduro?