
loading…
Aktivis Bangladesh Sharif Osman Hadi. Foto/bernama
Aksi protes kekerasan meletus di beberapa kota di Bangladesh setelah pemimpin pemuda terkemuka Sharif Osman Hadi meninggal di Rumah Sakit Umum Singapura kemarin.
Hadi meninggal karena luka tembak yang diderita selama upaya pembunuhan di ibu kota Bangladesh, Dhaka, pekan lalu.
Kelompok yang juga dikenal sebagai Platform for Revolution, menulis di Facebook bahwa mobil yang membawa jenazah mantan juru bicaranya sedang menuju Shahbag di pusat Dhaka.
Atas permintaan keluarganya, jenazah Hadi tidak akan dibawa ke Masjid Pusat Universitas Dhaka hari ini, seperti yang dilaporkan kelompok tersebut sebelumnya, tetapi besok, tambah unggahan tersebut.
“Mahasiswa akan melanjutkan gerakan dengan disiplin hari ini dan besok agar tidak ada kelompok yang dapat menyusup,” ungkap kelompok tersebut. “Tidak akan ada kesempatan untuk melihat jenazah.”
Surat kabar Daily Star melaporkan para demonstran telah memblokir akses ke jalan raya di kota Gazipur, yang terletak di utara ibu kota, Dhaka, karena mereka menuntut agar para pembunuh Hadi diadili.