
loading…
Naveed Akram didakwa 15 tuduhan pembunuhan. Foto/X/@burhan_uddin_0
Penembak lainnya, ayahnya Sajid Akram, 50 tahun, tewas dalam baku tembak dengan polisi di tempat kejadian.
Lima belas orang tewas dan puluhan lainnya terluka dalam serangan itu, yang menargetkan komunitas Yahudi Australia dalam sebuah acara yang merayakan malam pertama Hanukkah.
Ini adalah penembakan paling mematikan di negara itu sejak tahun 1996.
Akram juga menghadapi 40 dakwaan menyebabkan luka parah dengan niat membunuh, serta satu dakwaan menyebabkan tampilan publik simbol organisasi teroris yang dilarang.
Ia mengalami luka kritis selama insiden pada hari Minggu, dan sidang pertamanya dilakukan dari samping tempat tidurnya di rumah sakit, kata pengadilan setempat di New South Wales.