Membangun Bangun Budaya Kerja Adaptif untuk Hadapi Trust Gap



loading…

Fenomena ini menunjukkan bahwa banyak talenta muda ragu mengambil risiko bukan karena kurangnya kompetensi, tetapi karena mereka tumbuh dalam budaya sosial yang penuh sorotan, komentar, dan tekanan instan. Foto/Dok

JAKARTA – KTM Solutions bersama HR Directors Indonesia (HRDI) sukses menggelar HRDI Gathering #27 bertema “Reel Connections: Beyond the Scene”. Menghadirkan pengalaman networking, sharing session, dan movie night yang dirancang untuk memberikan ruang kolaborasi yang lebih humanis bagi para HR leaders .

Acara ini dirancang sebagai ruang yang memanusiakan interaksi dengan menghadirkan 100 HR leaders dari berbagai industri untuk saling berbagi pandangan, berdiskusi tentang dinamika dunia kerja, dan mengeksplorasi inovasi HR dalam suasana non-formal.

Melalui konsep ini, KTM Solutions menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendekatan yang relevan, adaptif, dan manusiawi dalam transformasi SDM . Baca Juga: Menggesa Transformasi SDM Indonesia

“Fear of failure pada generasi muda bukanlah kelemahan, tetapi akibat dari budaya penilaian yang semakin keras. Ketika generasi saling salah membaca, muncul trust deficit yang menghambat keberanian untuk tumbuh,” ujar CEO KTM Solutions, Najeela Shihab di Jakarta, Selasa (2/12).

“Karena itu, pemimpin perlu menjadi lingkungan yang aman secara psikologis bukan hanya pengambil keputusan. Organisasi harus memberi ruang bagi talenta untuk mencoba, belajar, dan bahkan gagal tanpa takut dihukum. Di situlah keberanian dan kualitas kepemimpinan masa depan dibentuk,” kata Najeela Shihab lagi.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *