Inovasi PKMK Jadi Terobosan Efektif Pemerintah dalam Percepatan Penurunan Stunting



loading…

Pentaloka Nasional bertema Layanan Primer Kuat, Indonesia Sehat bahas isu MBG & Penanggulangan Stunting, AIDS-TBC-Malaria (ATM), Hipertensi, Implementasi KTR, Tuberculosis, Dengue, serta Manajemen Risiko Dinkes & Fasyankes. Foto/Istimewa.

JAKARTA – Upaya percepatan penurunan stunting terus menjadi prioritas nasional. Pemerintah melalui kolaborasi dan gerakan inovasi antar Kementerian, termasuk Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), memperkuat strategi gizi nasional dengan menghadirkan berbagai kebijakan dan inovasi, salah satunya lewat pemanfaatan Pangan Olahan Keperluan Medis Khusus (PKMK).

PKMK merupakan produk pangan yang diformulasikan secara khusus untuk memenuhi kebutuhan gizi individu dengan kondisi medis tertentu, termasuk anak yang berisiko stunting atau mengalami gangguan pertumbuhan.

Baca juga: Pengasuhan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK): Antara Budaya dan Data

Produk ini hanya dapat digunakan di bawah pengawasan tenaga kesehatan karena kandungan nutrisinya dirancang secara terukur sesuai kebutuhan klinis. Inovasi ini menjadi salah satu strategi penting untuk memastikan intervensi gizi berjalan efektif, merata, dan berkelanjutan hingga ke tingkat lokal.

Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya, turut menyoroti pentingnya kerja sama lintas sektor dalam memastikan keberhasilan program penurunan stunting di daerah.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *