
loading…
Dirjen Pendis Kementerian Agama Amien Suyitno mengajak mahasiswa jadi garda terdepan wujudkan moderasi beragama. Foto/istimewa
Pernyataan itu disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama Amien Suyitno menegaskan saat menutup Kongres Nasional PMMBN Perguruan Tinggi Umum (PTU) Tahun 2025 di Jakarta. Dalam refleksi kemanusiaannya, Dirjen mengingatkan bahwa banyak konflik sosial lahir karena manusia kehilangan “ruh” kasih sayang dalam interaksi sehari-hari.
“Kita sering kehilangan ruh dalam menjalani hidup, kehilangan jiwa kasih sayang dalam berinteraksi. Padahal Allah telah memuliakan seluruh anak Adam tanpa membedakan suku, bangsa, ataupun agama,” ujarnya seraya mengutip QS. Al-Isra’ ayat 70 sebagai penegasan nilai kemanusiaan universal, Jumat (31/10/2025).
Baca juga: Dorong Mahasiswa Jadi Motor Moderasi, Kemenag Kukuhkan Pengurus PMMBN 2025-2027
Menurut Amien, agama hadir bukan hanya untuk mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga untuk menjaga keseimbangan alam. Tantangan terbesar generasi muda hari ini, kata dia, bukan hanya pada isu politik dan sosial, tetapi juga pada tanggung jawab menyelamatkan bumi dari krisis ekologis.
“Perubahan iklim dan pemanasan global bukan sekadar isu lingkungan, tapi panggilan iman. Agama datang agar tidak ada perusakan alam. Karena itu, tugas kita hari ini adalah how to save the earth,” tegasnya.