
loading…
Afiqa Dewi Humaira asal Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dari U-11 Putri sukses mendapatkan tiket emas menjadi penghuni baru PB Djarum / Foto: Ist
Para talenta terpilih ini berasal dari kelompok usia (KU) yang beragam, mencakup U-11 Putra (1), U-11 Putri (2), KU 11 Putra (2), KU 11 Putri (1), KU 12 Putra (2), dan KU 12 Putri (1). Mereka kini siap memulai perjalanan menapaki karier sebagai pebulutangkis profesional di salah satu klub bulutangkis legendaris Indonesia.
Keberhasilan sembilan atlet ini bukanlah tanpa perjuangan. Mereka terpilih dari total 1.729 peserta Audisi Umum PB Djarum 2025 yang memperebutkan tiket emas ini.
Ketua Tim Pencari Bakat sekaligus Juara Dunia 1997, Sigit Budiarto, menjelaskan bahwa proses seleksi ini digambarkan sebagai “jalan terjal menuju impian besar.”
Penilaian yang diterapkan sangat ketat dan kompleks, mencakup tes fisik, kemampuan individu, karakter di asrama, hingga tes kesehatan. “Audisi Umum PB Djarum 2025 memang mengalami peningkatan kualitas peserta, tetapi di klub kami punya standar tertentu yang harus dimiliki atlet,” tegas Sigit.
“Kami mencari mereka yang memiliki kombinasi teknik mumpuni, berkualitas super, dan jiwa petarung sejati yang tidak mudah menyerah. Sembilan atlet ini kami anggap telah memenuhi kriteria untuk disiapkan sebagai atlet terbaik yang kelak bisa mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia.”
Rasa bangga dan haru menyelimuti para atlet yang berhasil lolos. Rafa Radithya Kusuma (KU 12 Putra) dari Samarinda mengungkapkan kebahagiaannya. “Enggak nyangka bisa masuk dan terpilih bergabung PB Djarum. Ini Audisi Umum pertama buat saya. Semoga saya bisa meraih mimpi untuk bisa sampai Olimpiade,” ujar Rafa, yang sebelumnya berlatih di PB Jaya Raya Ragunan.