
loading…
Tiga peneliti sistem kekebalan tubuh dari AS dan Jepang raih Nobel Kedokteran. Foto/X/@NobelPrize
“Penelitian ini berkaitan dengan bagaimana kita menjaga sistem imun kita tetap terkendali sehingga kita dapat melawan semua mikroba yang ada dan tetap terhindar dari penyakit autoimun”, kata Marie Wahren-Herlenius, seorang profesor reumatologi di Institut Karolinska, dilansir Al Jazeera.
Hadiah sebesar 11 juta kronor Swedia (USD1,17 juta atau Rp19.4 miliar) akan dibagi rata antara Brunkow dan Ramsdell, keduanya berusia 64 tahun, dari Amerika Serikat, dan Sakaguchi, 74 tahun, dari Jepang.
Raja Swedia juga akan menganugerahkan medali emas kepada mereka.
“Penemuan mereka telah meletakkan dasar bagi bidang penelitian baru dan memacu pengembangan pengobatan baru, misalnya untuk kanker dan penyakit autoimun,” kata badan pemberi hadiah dalam sebuah pernyataan.