
loading…
Aktivis Malaysia Heliza Helmi dan Hazwani Helmi dipaksa minum air toilet saat ditangkap pasukan Israel. Foto/X
Sebuah pesawat yang membawa para aktivis dari armada bantuan, yang diserang dan ditahan oleh Israel di perairan internasional, mendarat pada hari Sabtu di Bandara Istanbul. Sebanyak 137 orang dari armada kemanusiaan, termasuk 36 warga negara Turki dan 23 warga negara Malaysia, tiba dengan pesawat tersebut.
Setelah dipindahkan dari Israel ke Istanbul, para aktivis dibawa ke Institut Kedokteran Forensik Istanbul untuk pemeriksaan kesehatan sebelum memberikan kesaksian kepada jaksa sebagai saksi.
Berbicara kepada Anadolu, Hazwani mengatakan bahwa partisipasi mereka dalam misi tersebut merupakan kewajiban moral dan agama. “Kewajiban kita sebagai Muslim adalah membantu mereka, dan kita perlu menghentikan blokade serta mengirimkan makanan dan bantuan kepada warga Palestina.”
Dia menceritakan kondisi yang sulit selama penahanan mereka.