
loading…
PUI mendukung pencalonan Sodik Mudjahid sebagai Komisioner BAZNAS periode 2025–2030. FOTO/IST
Raizal Arifin menilai Sodik sebagai sosok yang tidak hanya memahami aspek teologis zakat, tetapi juga memiliki kapabilitas manajerial dan visi strategis dalam pembangunan sosial.
“Sodik Mudjahid telah lama berkecimpung dalam isu sosial dan keagamaan. Beliau memiliki pandangan progresif bahwa zakat tidak boleh berhenti pada fungsi karitatif (amal), melainkan harus menjadi instrumen strategis pembangunan umat yang mampu mengurangi kesenjangan sosial dan mendorong kemandirian ekonomi,” ujar Raizal Arifin dalam keterangannya, Minggu (5/10/2025).
Sodik, menurut Raizal, mempunyai pengalaman panjang di bidang legislatif dan keagamaan. Dia pernah menjadi Wakil Ketua Komisi VIII yang membidangi agama dan sosial yang membuktikan bahwa memiliki pemahaman mendalam terkait fikih, literasi, dan regulasi Zakat.
Selain itu, pengalaman dan kedekatan pada proses pembuatan kebijakan akan memperkuat sinergi program zakat dengan agenda pembangunan nasional.