
loading…
OJK dan BlockDevId dengan dukungan Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) serta Tether menggelar workshop bertajuk Win the Room, Win the Hackathon. FOTO/dok.SindoNews
“Kami memandang penting mendorong partisipasi publik dalam menciptakan solusi berbasis teknologi. Melalui Hackathon Inovasi Keuangan Digital, selain pengembangan talenta digital, juga terbuka ruang kolaborasi antara regulator, pelaku industri, pengembang teknologi, dan masyarakat,” ujar Kepala Grup Inovasi Keuangan Digital OJK, Ludy Arlianto dalam keterangan tertulis, Kamis (25/9).
Baca Juga: Wacana Bitcoin sebagai Cadangan Negara Mencuat, Perlu Studi Jangka Panjang
Founder BlockDevId William Sutanto membagikan pandangan serta semangat untuk memperkuat ekosistem blockchain di Indonesia. William menegaskan ekosistem blockchain kini semakin kondusif dengan dukungan regulator maupun asosiasi.
“Dulu sangat sulit mengembangkan industri ini karena minim dukungan, baik dari pemerintah maupun non-pemerintah. Syukurlah saat ini regulator dan ABI sudah sangat mendukung perkembangan Blockchain dan Web3 di Indonesia,” kata dia.
Sementara, Expansion Lead Tether Eddy Christian menekankan pentingnya strategi pitching yang sesuai dengan kebutuhan pengguna, persiapan materi yang matang, serta kemampuan menghadapi penolakan dengan sikap belajar.
“Saat pitching isi presentasi harus dibuat sendiri agar benar-benar dipahami oleh pembawa materi. Setiap orang memiliki gaya berbeda dan itu akan membuat penyampaian lebih meyakinkan,” ujarnya.