
loading…
Pakar ekonomi dan lingkungan IPB menilai positif upaya Pertamina mereduksi lebih dari 1 juta ton equivalen emisi karbon pada semester I 2025. Foto/Dok
”Sebagai trendsetter, sehingga industri-industri lain mengikuti langkah Pertamina. Orang akan melihat bahwa sebagai perusahaan besar, Pertamina mampu mereduksi karbon dalam jumlah besar, supaya hasilnya kelihatan,” kata Eka.
Menurut Eka, berbagai upaya Pertamina mereduksi karbon, harus diapresiasi. Dia berharap, upaya itu terus berlanjut, termasuk melalui transisi energi yang saat ini pun terus dikembangkan Pertamina.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Manfaatkan Pohon Saninten Kurangi Emisi Karbon
Begitu juga produk yang dihasilkan, kata dia, Pertamina juga harus terus mengembangkan energi baru dan terbarukan (EBT) seperti panas bumi, biofuel, bioethanol, dan bahkan pengolahan minyak jelantah menjadi bioavtur.
”Makanya kalau Pertamina memiliki target rendah karbon dan itu tercapai, tentu bagus dan kita apresiasi. Meski tentu saja harus terus dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi. Karena mau tidak mau, semua industri mengarah pada proses industri rendah karbon,” lanjut Eka.