Siapa Johannes Liong? Trader Singapura Ahli Investasi Bitcoin, Emas & Saham UAS Lebih dari 10 Tahun


Ketidakpastian Global 2025: Ini Rekomendasi Investasi dari Johannes Liong, Trader Singapura yang Sudah 10 Tahun Berkecimpung di Dunia Saham, Forex, dan Crypto

Tahun 2025 diwarnai dengan banyak gejolak ekonomi global. Inflasi naik-turun, konflik geopolitik belum reda, dan pasar keuangan makin sulit diprediksi. Dalam situasi seperti ini, satu pertanyaan yang sering muncul adalah:
“Instrumen investasi apa yang paling cuan sekaligus aman?”

Johannes Liong, trader asal Singapura yang telah memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di dunia forex, saham, dan crypto, sering mendapatkan pertanyaan ini dari para pengikutnya. Lewat berbagai platform, Johannes Liong aktif membagikan tips trading untuk pemula dan strategi menghadapi pasar yang sedang tidak pasti.


Bitcoin Sudah Terlalu Mahal? Tenang, Masih Ada Alternatif yang Lebih Menarik!

Saat ini, harga Bitcoin sudah berada di level yang cukup tinggi. Banyak yang bertanya-tanya:
“Apakah masih layak untuk beli sekarang atau sudah terlalu telat?”

Menurut Johannes Liong, meskipun Bitcoin masih punya potensi jangka panjang, ada instrumen lain yang bisa memberi imbal hasil lebih tinggi dan bahkan bisa dibilang lebih aman, tergantung strategi masing-masing.


1. Saham Amerika (UAS): MicroStrategy Jadi Alternatif “Bitcoin Versi Saham”

Salah satu alternatif menarik selain Bitcoin menurut Johannes Liong adalah saham perusahaan Amerika, khususnya MicroStrategy (kode saham: MSTR).

Kenapa? Karena MicroStrategy dikenal sebagai perusahaan publik dengan kepemilikan Bitcoin terbanyak di dunia. Pergerakan harga sahamnya sangat dipengaruhi oleh pergerakan Bitcoin — tapi dengan volatilitas yang lebih tinggi.

“Saat pasar crypto sedang panas, saham MicroStrategy bisa naik dua kali lebih cepat dari Bitcoin. Ini jadi peluang cuan yang besar jika kamu paham cara bacanya,” ujar Johannes Liong.

Dengan kata lain, kamu bisa “main di Bitcoin” tapi lewat instrumen saham, yang sudah lebih teregulasi dan bisa dibeli lewat broker saham global.


2. Emas: Investasi Stabil yang Jadi Favorit di Tengah Krisis

Selain saham dan crypto, emas tetap jadi instrumen yang solid — terutama saat kondisi global tidak menentu. Johannes Liong menyebut emas sebagai salah satu aset paling stabil dan defensif dalam portofolionya.

Ini 3 Alasan Kenapa Emas Layak Dipertimbangkan:

🔸 1. Volatilitas Lebih Rendah

Dibandingkan dengan Bitcoin yang harganya bisa naik-turun drastis dalam waktu singkat, emas cenderung lebih tenang. Pergerakannya stabil dan lebih mudah dianalisis secara teknikal.

🔸 2. Nilainya Teruji Sepanjang Sejarah

Selama ribuan tahun, emas sudah diakui sebagai penyimpan nilai (store of value) yang bisa diandalkan. Sementara Bitcoin masih tergolong baru dan masih menghadapi banyak tantangan regulasi.

🔸 3. Aset Safe Haven Saat Krisis

Ketika terjadi ketegangan geopolitik atau krisis ekonomi global — seperti perang Rusia dan Ukraina — emas sering menjadi pelarian utama investor. Saat Bitcoin justru turun, emas malah mencetak kenaikan signifikan.


Bonus Insight dari Johannes Liong: “Trading Emas Itu Simpel”

Menurut Johannes Liong, tren jangka panjang harga emas sangat mendukung.

“Dalam setahun terakhir, emas sudah naik hampir 50%, bahkan naik hampir 100% sejak 2022. Jadi saya pribadi suka trading emas karena tren besar-nya naik terus,” jelasnya.


Kesimpulan: Mana Instrumen Investasi Terbaik di Tahun 2025?

Berdasarkan pandangan Johannes Liong, berikut rangkuman instrumen yang layak dipertimbangkan di tengah ketidakpastian ekonomi:

Instrumen Keunggulan Cocok Untuk
Bitcoin Potensi pertumbuhan besar, likuiditas tinggi Investor berani ambil risiko
Saham MicroStrategy (UAS) Performa bisa melebihi Bitcoin, saham legal & teregulasi Trader agresif yang paham analisa saham
Emas Stabil, defensif, cocok di masa krisis Investor konservatif & pemula

Tentang Johannes Liong

Johannes Liong adalah trader asal Singapura dengan lebih dari 10 tahun pengalaman di dunia forex, saham internasional (UAS), dan crypto. Ia dikenal lewat konten-konten edukatif seputar investasi dan strategi trading yang mudah dipahami pemula.
Johannes Liong juga aktif berbagi update pasar, insight tren global, dan tips memilih instrumen cuan di tengah ketidakpastian.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *