loading…
Livian Smurf mendefinisikan ulang mobil listrik murah, imut, dan fungsional. Foto: ist
Mobil ini adalah produk dari Livian Auto, anak perusahaan raksasa otomotif Geely yang juga menaungi merek-merek ternama seperti Volvo dan Polestar. Dengan dukungan nama besar di belakangnya, Smurf EV bukan sekadar mobil mainan. Ia adalah sebuah pernyataan serius bahwa era mobil listrik untuk semua kalangan mungkin sudah di depan mata.
Namun, di balik wajahnya yang lucu dan harganya yang merakyat, tersimpan sejumlah pertanyaan kritis yang tak bisa diabaikan.
Seimut Apa Sebenarnya?

Livian Auto tak ragu mendeskripsikan mobil barunya dengan bahasa puitis. “Para Smurf Biru akan datang,” tulis mereka saat merilis gambar perdana. Lampu depannya disebut “bagaikan mata peri,” berpadu dengan bemper depan yang seolah tersenyum jenaka. Bahkan setir di dalamnya didesain menyerupai “tongkat sihir peri.”
Secara dimensi, mobil ini benar-benar mungil. Dengan panjang hanya 3.100 mm, ia jauh lebih pendek dibandingkan mobil kecil yang kita kenal di Indonesia seperti Daihatsu Ayla atau Toyota Agya (sekitar 3.660 mm). Bodinya yang “cebol” membuatnya tampak seperti mainan di sebelah mobil-mobil lain.