
loading…
Penurunan penjualan sebesar 2-3% mungkin terlihat kecil bagi raksasa sekelas Honda. Namun, ini bisa menjadi sinyal peringatan dini. Foto: AHM
Namun, di balik angka-angka raksasa itu, sebuah retakan kecil mulai terlihat. Tahta sang raja kini sedikit bergoyang.
Untuk pertama kalinya setelah periode pemulihan, mesin penjualan Honda yang perkasa menunjukkan tanda-tanda kelelahan.
Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mengonfirmasi bahwa pasar domestik secara keseluruhan sedang lesu, turun tipis 2,07% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Honda, sebagai penguasa pasar, tak luput dari tren negatif ini.
“Penjualan motor Honda di angka 2,8 juta unit. Ini turun sekitar 2-3 persen sejalan dengan market,” ungkap Thomas Wijaya, Executive Vice President Director PT AHM, dalam sebuah pernyataan di Jakarta, Kamis (14/8) kemarin.