Dukung Ketahanan Pangan, Pertamina Patra Niaga Olah Limbah Makanan Jadi Pakan Ternak



loading…

Pertamina Patra Niaga kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui inovasi pengelolaan limbah organik. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui inovasi pengelolaan limbah organik yang berdampak langsung pada masyarakat. Melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin, perusahaan bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) menginisiasi program pemanfaatan limbah makanan dari Program Makan Bergizi Gratis sebagai pakan alternatif bagi peternakan rakyat.

Inisiatif ini merupakan bagian dari pengembangan ekonomi sirkular berbasis komunitas, terintegrasi dengan pemberdayaan masyarakat. Limbah dapur dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kini tidak lagi menjadi sisa buangan yang mencemari lingkungan, melainkan diolah menjadi pakan produktif.

Tiga SPPG telah bergabung dalam program ini, yakni SPPG Mandai Bontoa 1, Mandai Bontoa 2, dan Biringkanaya Bakung 1. Setiap hari, tim Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Baji Mangngai mengangkut 100–150 kilogram limbah yang telah dipilah dan ditimbang menuju peternakan bebek Kelompok Laleng Kassie di Dusun Tamarunang, Desa Baji Mangngai, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros.

Kelompok Laleng Kassie, yang didampingi Pertamina Patra Niaga sejak 2021 melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), kini menjadi contoh sukses pemanfaatan limbah organik untuk usaha peternakan berkelanjutan.

“Program ini memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengurangi limbah organik. Kami ingin menghadirkan solusi yang berkelanjutan dan memberdayakan masyarakat sekitar,” ujar Andreas Yanuar Arinawan, Aviation Fuel Terminal Manager Hasanuddin dalam pernyataannya, Rabu (13/8).



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *