
loading…
Hospitality Forum 2025 yang digelar di Jakarta. FOTO/dok.SindoNews
Forum tersebut mempertemukan lebih dari 50 pemimpin SDM jaringan hotel dari berbagai daerah untuk membahas solusi pelatihan berbasis digital. Fokus utamanya adalah peningkatan kualitas layanan melalui sistem pembelajaran yang lebih adaptif, efisien, dan berstandar global.
Data Kemenpar menyebutkan bahwa sektor pariwisata Indonesia menargetkan 25,75 juta tenaga kerja pada 2025, serta kontribusi terhadap PDB nasional sebesar 4,6 persen. Namun, masih banyak hotel yang belum memiliki sistem pelatihan berkelanjutan. Survei forum menunjukkan bahwa 94,4 persen hotel belum pernah mengimplementasikan pelatihan hyper-personalized berbasis AI.
Baca Juga: Leonardo DiCaprio Bangun Hotel Super Mewah di Israel, Klaim Paling Ramah Lingkungan
Masalah kompetensi bahasa Inggris juga mencuat sebagai tantangan utama. Sebanyak 44,4 persen pimpinan HR menyebutkan variasi kemampuan bahasa Inggris antar karyawan sebagai hambatan layanan berkualitas. Ini menandakan pentingnya pendekatan pelatihan yang kontekstual dan disesuaikan dengan kebutuhan operasional harian.